Fakta Tentang Binatang Yang Tidak Pernah Diajarkan di Sekolah

0 e1496913417420

Fakta-fakta tentang beberapa binatang di bawah ini, sudah pasti akan menbuat anda terpukau. Baca ulasannya ya!

Kecoa bisa masuk ke telinga

Kecoa bisa masuk ke telinga

Terdengar mustahil ya? Karena lazimnya, semut dan nyamuklah yang biasanya dengan sangat menyebalkan bisa masuk ke dalam telinga kita. Tetapi faktanya, kecoa juga bisa masuk ke telinga!!! Bukan hal yang tabu ketika para dokter di ruang UGD Rumah Sakit di New York menangani pasien dengan kecoa yang menyusup di telinga para pasien lho… jadi anda harus hati-hati karena kecoa bisa merangkak masuk dengan cepat ke telinga anda tetapi tidak pandai untuk keluar.

Kodok tidak menyebabkan kutil

Kodok tidak menyebabkan kutil

Memegang kodok dapat menimbulkan kutil di tangan itu ternyata mitos guys!!! Faktanya, kodok tidak menyebabkan kutil. Kodok hanya mengeluarkan suatu bahan dari kelenjar parotid di belakang matanya yang berfungsi sebagai perlindungan. Racun ini dapat membuat hewan lain yang mengancam si kodok merasa sangat kesakitan dan dapat mengiritasi mata, tetapi tidak sampai membuat kutil pada manusia.

Hewan juga homoseksual

Hewan juga homoseksual

Menurut seorang biolog Brus bagemil, ada dokumen yang membuktikan bahwa sekitar 450 spesies terlibat aktifita seksual gay dan lesbian. Beberapa diantaranya adalah, kadal whiptail, lumba-lumba hidung botol flamingo, jerapan, dan pinguin. 8% domba jantan juga menunjukan pilihan seksual terhadap sesama domba jantan lainnya.

Hewan juga masturbasi

Hewan juga masturbasi

Menurut propesor Keith Kendric, kepala Neurobiology Programme and Laboratory of cognitive and Developmental Neuroscience di Barraham Insitute Cambridge University, banyak mamalia jantan menyentuh dan menjilat kelaminnya sendiri untuk mencapai ereksi, dengan catatan hanya primatalah yang bermasturbasi sampai ejakulasi teramati.

Lebah madu mati setelah menyengat

Lebah madu mati setelah menyengat

Setelah menyengat anda, lebah madu akan mati. Mengapa bisa demikian? Hal tersebut terjadi karena alat penyengat lebah madu tersambung ke bagian perutnya. Ketika penyengat ini tersangkut pada daging, lebah berusaha melarikan diri dan alat penyengatnya bsa robek dari tubuhnya dan merobek sebagian besar perutnya (bersamaan dengaan ganglion saraf, berbagai otot, kantong bisa, dan bagian ujung saluran pencernaannya). Cedera yang dialaminya inilah penyebab lebah madu mati sehabis menyengat.

Sumber

Leyner, Mark. Goldberg, Billy. Why Do Men Fall Asleep After Sex. Gramedia. Jakarta2007