Lebih Cantik di Foto atau di Cermin?

Lebih Cantik di Foto atau di Cermin e1497477694223

Pernahkah anda mengalami kejadian dimana, ketika anda bercermin anda terlihat cantik sekali tetapi ketika difoto hasilnya tidak secantik saat di cermin? Atau sebaliknya? Anda pasti bertanya-tanya, mengapa hal demikian dapat terjadi. Manakah yang lebih merefleksikan diri anda, cermin atau foto? Disini tentunya, foto yang dimaksud bukan hasil aplikasi kamera cantik yang ada diponsel anda lho ya. Melainkan foto apa adanya tanpa editan atau filter.

Para staff dari Bright Side, sebuah majalah online, mencoba mencari jawaban atas phenomena ini dan jawabannya dapat ditemukan melalui beberapa aspek di bawah ini.

Aspek Psikologi

Aspek Psikologi cermin

Biasanya, kita sering bercermin saat sedang berada di rumah. Dimana kondisi kita sedang sangat rileks dan tanpa ada beban apapun oleh karena itu cermin akan merefleksikan diri kita secar lebih natural. Sementara saat difoto biasanya kita menyadari itu dan sadar atau tidak, kita akan merasa tegang dan seringkali tanpa persiapan yang baik. Ini mengapa seringkali photografer akan meminta anda berpose dengan rileks sehingga mereka bisa mendapatkan foto anda yang lebih natural.

Angle

Angle yang tepat saat berpose

Faktanya adalah, wajah kita tidak simetris. Jadi pengelihatan atau pengambilan angle saat bercermin atau berfoto sangat mempengaruhi refleksi diri kita. Ketika bercermin, biasanya kita akan melihat diri kita saat berada pada satu posisi yang familiar. Hal ini mengakibatkan kita terbiasa hanya melihat diri kita melalui satu angle saja (angle terbaik). Sementara ketika difoto kemungkinan besar gambar yang diambil melalui angle yang lebih bervariasi.

Keseimbangan Cahaya

Keseimbangan Cahaya saat memotret

Tiap-tiap tipe pencahayaan memiliki temperaturnya tersendiri. Tetapi ketika kita melihat cermin, otak kita tidak dapat menerjemahkan perbedaan temperatur ini. Ini karena otak kita mendadak menjadi ‘komputer super’ yang otomatis meratakan perbedaan tersebut dan membuat kita melihat warna kulit yang biasa kita lihat saat bercermin. Sementara foto tidak demikian, ia akan memperlihatkan warna kita yang lebih objektif. Oleh karena itu, bagus tidaknya foto seringkali ditentukan oleh pencahayaan yang ada.

Fokus Pada Object Tertentu

Fokus Pada Object Tertentu

Ketika bercermin, kita biasanya hanya fokus melihat pada satu titik tertentu pada bagian dari diri kita yang ingin kita lihat. Sementara di foto, kita akan melihat seluruh titik bahkan titik-titik yang tidak ingin kita lihat sekalipun. Yang bisa jadi, hal tersebut menunjukan sisi jelek atau aneh dari postur yang kita miliki.

Cerminan

Cerminan adalah melihat dari perspektif sendiri

Saat bercermin kita biasanya akan melihan apa yang ingin kita lihat sesuai perfektif kita, yang artinya kita seringkali tidak objektif. Sementara di foto, biasanya akan terlihat cerminan diri kita yang juga dilihat oleh orang lain.

Nah, melalui penjelasan yang telah dijabarkan diatas kita dapat menarik kesimpulan bahwa jika kita ingin melihat diri kita secara objektif kita bisa melihat diri pada hasil foto kita. Tetapi dengan catatan bukan menggunakan aplikasi kamera cantik loh ya! Selain itu, jika anda melihat diri anda buruk pada foto bukan brarti anda seburuk itu. Bisa jadi saat itu anda dalam mood yang buruk atau tidak siap.