Yang akan Terjadi pada Tubuh jika Berhenti Tidur

yang terjadi pada tubuh jika tidak tidur

Tidur sejatinya adalah sebuah anugerah dari tuhan. tidur bisa memulihkan kembali otot dan pikiran yang telah dipacu seharian. Tentu anda ingin tahu apa yang akan terjadi jika kita berhenti melakukan aktivitas tidur ini?

Well.. sebelumnya kami sodorkan fakta tentang Tidur:

  • Orang yang tidur 6-8 jam sehari punya harapan hidup yang lebih lama.
  • Tidur berlebihan ┬ábisa memicu berbagai macam masalah kesehatan seperti Masalah Kardiovascular, diabetes, kegemukan, depresi, bahkan kerusakan otak. begitu juga jika waktu tidur kurang.
  • Banyak studi membuktikan hubungan langsung antara tidur dan kecantikan
  • Rekor tidak tidur yang pernah tercatat dalam penelitian yaitu selama 264 jam atau 11 hari. Berhenti tidur mungkin tidak berdampak pada kematian secara langsung. tetapi bisa menurunkan bahkan merusak fungsi organ tubuh satu per satu.

Lalu bagaimana jika Berhenti tidur?

  • Saat pertamakali tidak tidur, sistem mesolimbik terangsang dan dopamine merajalela. ini bisa menambah energi tambahan dan mendongkrak motivasi, positivitas, bahkan gairah seksual. Terdengar menguntungkan? Sebenarnya tidak.
  • Perlahan otak mulai menghentikan bagian yang bertanggung jawab pada fungsi perencanaan, evaluasi, dan pengambilan keputusan.
  • Setelah 24 jam tidak tidur kita akan bereaksi lebih lama atas stimulus apapun. Fungsi Persepsi dan kognitif otak mulai menurun.
  • 2 hari tidak tidur, tubuh ┬ákita tidak bisa lagi memetabolisasi glukosa dengan baik. sistem imun pun berhenti bekerja optimal. ini bisa memicu flu dan demam.
  • Pada beberapa kasus, 3 hari tidak tidur otak mulai berhalusinasi. semakin lama tidak tidur, semakin banyak bagian tubuh yang berhenti bekerja

Sleep Tight! but do not too much!